Klik pada setiap pertemuan pembelajaran untuk membuka materi lengkap
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) adalah kumpulan atau sistem yang terdiri dari dua persamaan linear yang memiliki dua variabel dan saling berkaitan untuk mencari satu penyelesaian tunggal.
Keterangan: x dan y adalah variabel; a, b, d, e adalah koefisien; c dan f adalah konstanta.
Di sebuah kedai jus, terdapat dua daftar harga paket yang tertempel di dinding:
Model Matematika:
Misalkan: 1 gelas jus jeruk = x, dan 1 gelas jus timun = y.
Persamaan 1: 2x + y = 22.000
Persamaan 2: x + 2y = 20.000
Untuk menyelesaikan SPLDV di atas menggunakan Metode Grafik, kita harus mencari titik potong terhadap Sumbu-X dan Sumbu-Y pada masing-masing persamaan terlebih dahulu.
Tarik garis lurus yang menghubungkan titik (11.000, 0) dan (0, 22.000) pada bidang Cartesius.
Tarik garis lurus yang menghubungkan titik (20.000, 0) dan (0, 10.000) pada bidang Cartesius.
Solusi Akhir: Titik tempat kedua garis tersebut saling berpotongan (bertabrakan) merupakan nilai x dan y yang menjadi penyelesaian dari SPLDV tersebut.
Metode substitusi dilakukan dengan cara mengubah salah satu persamaan menjadi bentuk eksplisit (x = ... atau y = ...), lalu memasukkannya (menggantikannya) ke dalam persamaan yang lain.
Andi membeli 1 bungkus keripik (x) dan 2 kotak susu (y) seharga Rp11.000. Budi membeli 3 bungkus keripik (x) dan 1 kotak susu (y) seharga Rp13.000.
Persamaan matematika:
(1) x + 2y = 11.000
(2) 3x + y = 13.000
Metode eliminasi bertujuan untuk melenyapkan atau menghilangkan salah satu variabel dengan cara menyamakan nilai koefisiennya terlebih dahulu melalui operasi penjumlahan atau pengurangan.
Rina membeli 3 buah buku tulis (x) dan 2 buah pensil (y) seharga Rp19.000. Sani membeli 1 buah buku tulis (x) dan 2 buah pensil (y) seharga Rp9.000.
Sistem Persamaan:
(1) 3x + 2y = 19.000
(2) x + 2y = 9.000
Because koefisien y pada kedua persamaan sudah sama-sama bernilai 2, kurangkan kedua persamaan secara langsung:
Samakan koefisien x dengan mengalikan baris persamaan (2) dengan angka 3:
Metode campuran menggabungkan langkah eliminasi dan substitusi. Langkah ini dianggap paling praktis dan cepat untuk memecahkan persoalan SPLDV di kehidupan nyata.
Terdapat total 30 kendaraan yang terdiri atas mobil (x) dan sepeda motor (y). Jumlah roda seluruhnya setelah dihitung adalah 90 roda.
Model SPLDV (Ingat: Roda mobil = 4, roda motor = 2):
(1) x + y = 30
(2) 4x + 2y = 90
Langkah 1 (Eliminasi Variabel y):
Langkah 2 (Substitusi Nilai x ke Persamaan 1):
Jadi, di area parkir tersebut terdapat 15 unit mobil dan 15 unit sepeda motor.